247 Job News Saifudin Hidayat: Saham vs Reksadana, Mana Investasi yang Terbaik Untukmu?

Silahkan Pilih Warna Background Yang Cocok Buat Mata Anda
back to top

Bengkel cargo lift online , 247 Job News ,Jpg, IMG, multimedia, Content Source wa.me/+6288210361307, https://m.youtube.com/channel/UCaTU8X9o5R44rTRom92svAQ Privasi Policy,Tentang Kami, Hubungi Kami, Mohon Dukungannya Blog ini Akan mengulas Menu Makanan, karena butuh Trafik dan kenyamanan pengunjung Terima kasih

Popular Posts

Ahad, 1 Ogos 2021

Saham vs Reksadana, Mana Investasi yang Terbaik Untukmu?

Saham vs Reksadana, Mana Investasi yang Terbaik Untukmu?

Saat ini, investasi merupakan hal yang biasa dilakukan, dan harus dilakukan oleh orang-orang. Saham dan reksadana merupakan 2 instrumen investasi yang banyak dipilih. Kemudahan dan keuntungan mungkin merupakan alasannya. Lalu, Saham vs Reksadana, manakah yang terbaik untukmu?
Membandingkan keduanya memang bukan merupakan hal yang mudah. Karena, saham dan reksadana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tinggal kitanya saja yang cocok dengan tipe investasi seperti apa. Apakah menginginkan keuntungan yang besar tapi resiko tinggi? Atau lebih memilih resiko yang rendah tapi keuntungannya kecil? Atau mungkin memilih keseimbangan diantara keduanya? Nah hal tersebut silahkan dijawab.
Untuk mengetahui tentang investasi yang paling cocok untukmu, sebaiknya kita harus tahu dulu tentang saham, reksadana, kelebihan dan juga kekurangannya. Karena itulah, berikut kami uraikan semua hal itu.

Pengertian Saham
Saham adalah surat berharga yang menjadi bukti bahwa seseorang adalah bagian pemilik modal suatu perusahaan. Singkatnya, jika kamu membeli perusahaan A, maka kamu adalah salah satu pemilik dari perusahaan tersebut.
Di Indonesia sendiri, saham perusahaan-perusahaan publik dijual di IDX (Indonesia Stock Exchange) atau Bursa Efek Indonesia (BEI). Setidaknya saat ini ada sekitar 700-an perusahaan yang sahamnya dijual kepada publik di BEI. Oh ya, perlu diingat bahwa harga saham setiap perusahaan itu berbeda-beda.
Untuk membeli saham, kamu bisa melakukannya lewat perusahaan-perusahaan sekuritas, seperti IndoPremier Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, dan gunakanlah Ajaib jika kamu ingin sekuritas yang kekinian. Jika kamu ingin sekuritas yang memberikan kemudahan dalam membuka akun secara online lewat aplikasi, maka pilihlah IndoPremier Sekuritas atau Ajaib.
Dalam saham, satuan yang digunakan adalah lembar. Jumlah minimal untuk membeli saham adalah 100 lembar atau disebut dengan 1 lot. Selain itu, sebagian perusahaan juga biasanya melakukan pembagian hasil keuntungan yang disebut dengan dividen.

Kelebihan Investasi Saham
Potensi return yang tinggi
Banyak orang yang sudah tahu tentang sekelompok orang yang berhasil menjadi miliarder bahkan triliuner dari investasi saham, contohnya seperti Warren Buffet, atau Lo Kheng Hong yang berasal dari Indonesia. Dari kisah orang-orang tersebut, kita bisa tahu bahwa berinvestasi saham memiliki potensi yang sangat besar bahkan ratusan sampai ribuan persen dari modal yang dikeluarkan.

Bisa dapat dividen
Setelah kamu membeli saham sebuah perusahaan, maka biasanya perusahaan tersebut akan membagikan dividen ke para pemegang saham. Dividen adalah pembagian hasil keuntungan kepada pemegang saham yang biasanya dibagikan setiap tahun.
Jumlah dividen yang kamu dapatkan tergantung dari jumlah saham yang kamu pegang. Misalnya kamu memiliki 1000 lembar saham Telkom. Kemudian Telkom membagian dividen Rp150 per lebar saham. Maka dividen yang akan kamu terima adalah Rp150.000. Sayangnya, tidak semua perusahaan rutin membagi dividen, bahkan ada yang belum sama sekali.

Harga yang variatif
Harga yang variatif membuat mudah para investor dalam berinvestasi saham. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang harga sahamnya di bawah Rp100. Dengan begitu, kamu bisa mulai berinvestasi dengan uang kurang dari Rp10.000

Kekurangan Investasi Saham
Resiko yang tinggi
Selain bisa menghasilkan return yang tinggi, saham juga bisa menjadi sebaliknya, yaitu merugikan para investor dalam jumlah yang sangat besar. Hal tersebut karena saham bergantung pada kondisi perusahaan, ekonomi, dan keadaan sosial dunia. Contohnya saat awal-awal merebaknya Covid-19 di Indonesia, IHSG anjok cukup signifikan.

Membuat kita harus cermat dan mengikuti perkembangan saham
Jika berinvestasi saham, artinya kamu harus terus memantau perusahaan-perusahaan yang kamu tanami modal. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan momentum yang tepat untuk membeli lebih banyak, atau bahkan menjualnya secara masal. Selain itu, kondisi sosial dan ekonomi negara sebaiknya juga harus diperhatikan.

Pengertian Reksadana
Reksadana adalah sebuah penghimpunan dana dari investor yang kemudian dananya dikelola oleh manager investasi untuk diinvestasikan kedalam instrumen pasar uang, obligasi, bahkan saham.
Berinvestasi reksadana merupakan cara yang paling mudah bagi kamu yang tidak ingin ribet. Tinggal analisis produk reksadana dan manager investasinya, kemudian tinggal tanam modal. Selanjutnya, tinggal kamu serahkan aja pada manager investasi.
Reksadana juga digolongkan ke dalam 3 bagian berdasarkan tingkat resiko, yaitu rendah, moderat, dan tinggi. Tingkat resiko rendah biasanya adalah reksadana yang dananya dialokasikan ke instrumen investasi pasar uang, dengan return yang relatif kecil.
Tingkat resiko moderat biasanya adalah reksadana yang dananya diinvestasikan kedalam obligasi atau surat utang, dengan return menengah. Sedangkan, reksadana resiko tinggi adalah reksadana saham. Meskipun begitu, return untuk reksadana ini bisa saja tinggi.

Kelebihan Investasi Reksadana
Memilih sesuai kebutuhan
Jika memilih untuk berinvestasi reksadana, maka kamu bisa dimudahkan dengan memilih berdasarkan tingkat resiko yang tersedia. Selain itu, setiap tingkat resiko tersebut juga cocok untuk jangka investasi yang akan kamu lakukan.
Jika tingkat resikonya rendah cocok untuk investasi jangka pendek, pilih resiko moderat jika ingin investasi jangka menangah, dan resiko tinggi cocok untuk investasi jangka panjang.

Tak perlu repot-repot analisis perusahaan
Dengan membeli reksadana, berarti kamu mempercayakan danamu untuk dikelola oleh manager investasi. Meskipun tidak perlu repot-repot menganalisis perusahaan, tapi kamu perlu menganalisis produk reksadana dan juga manager investasinya. 

Tersedia cukup banyak
Reksadana juga tersedia cukup banyak jenisnya untuk kamu pilih. Diantaranya adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan terkahir reksadana pasar uang. Selain itu, kamu juga bisa memilih reksadana dengan label syariah jika ingin danamu dikelola sesuai prinsip syariah. 

Kekurangan Investasi Reksadana
Return tinggi, resiko juga tinggi
Jika kamu ingin mendapatkan return yang tinggi dalam berinvestasi reksadana, maka kamu juga harus siap menerima resiko kerugian yang tinggi. Hal ini berlaku pada reksadana saham yang harganya biasanya naik dan turun cukup signifikan seperti saham. Karena itulah, sebaiknya kamu perhatikan dulu tentang tujuan dari investasi yang kamu lakukan.

Ada minimum pembeliannya
Beda seperti saham yang harganya sangat bervariasi, reksadana selalu ditetapkan harga minimal pembeliannya. Biasanya, harga minimum sebuah reksadana adalah Rp10.000 dan Rp100.000. Setidaknya 2 harga tersebut lah yang biasanya saya temui.

Mana yang lebih baik?
Tidak ada yang terbaik secara mutlak dalam hal ini. Berinvestasi saham sangat cocok bagi kamu yang suka merasakan tantangan dan ingin terjun secara langsung dalam dunia investasi yang lebih besar. Tapi, jika kamu tidak punya banyak waktu untuk berinvestasi saham yang cukup ribet, kamu bisa mempercayakan uangmu ke manager investasi dengan berinvestasi pads reksadana. "praktis" merupakan kelebihan reksadana dibanding saham yang cukup signifikan.

Nah sekarang apakah kamu sudah tahu mana investasi yang terbaik untukmu? Jika sudah, maka mulailah berinvestasi dari sekarang. Jangan ditunda-tunda. Karena investasi itu semakin cepat, maka semakin baik. Sekarang, mulailah bangun keuanganmu dengan fondasi-fondasi yang kokoh.

Saifudin Hidayat

Home

Ilustrasi Iklan 5 bengkelcargoliftonline.com


Tiada ulasan:





Adsense

Senarai Blog Saya

by saifudin hidayat ketegan Timur Sidoarjo