Teams warta bengkel cargo lift online

Search This Blog

Iklan Berbayar

Mendadak Walikota Risma Sergap Ratusan Warga Kota Surabaya Dipusat Kota
 

Perang Pemerintah Kota Surabaya terhadap serangan Virus COVID-19 masih terus dilakukan dengan sengit. Beragam cara juga telah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini. Sosialisasi dan penindakan terhadap para pelangar protokol kesehatan juga terus digencarkan secara masif. Bahkan saat ini tahapannya sudah mengarah kepada penindakan yang disertai dengan pengenaan sanksi.

Selain itu, saat ini Pemkot Surabaya juga rajin berkeliling ke pelosok kota guna melakukan Rapid Tes Massal Dadakan. Sasaran dari kegiatan Rapid Tes Massal dadakan ini adalah lokasi keramaian dimana banyak ditemukan warga yang berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan berupa Jaga Jarak (Physical Distancing). Biasanya kegiatan ini dilakukan pada setiap hari Sabtu malam, karena pada hari tersebut banyak sekali warga yang cangkruk atau nongkrong di suatu tempat. 

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Waki Kota Surabaya Tri Rismaharini pada hari Sabtu (19/09/2020) malam kemarin. Setelah usai menyaksikan Parade Seni Budaya Surabaya 2020 dihalaman Tugu Pahlawan, beliau rupanya tidak langsung pulang. Rupanya Walikota wanita pertama di Kota Surabaya ini telah memiliki agenda lain yang harus dijalankan bersama seluruh jajarannya. 

Agenda tersebut adalah pelaksanaan Rapid Tes Massal di lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Dari kawasan Tugu pahlawan rombongan Wali Kota Risma langsung berangkat. Rombongan ini terdiri dari kendaraan Wali Kota, kendaraan satpol PP dan Linmas Kota Surabaya, Ambulance, Mobil PCR serta beberapa mobil milik kepala dinas terkait.
 
Sebelum sampai di titik yang telah direncanakan semula, Wali Kota Risma sempat berputar dikawasan Taman Apsari Kota Surabaya. Saat itu beliau terkejut, karena melihat banyak orang terutama anak muda yang asyik nongkrong di sekitar taman yang beradi tepat didepan Gedung Grahadi tersebut. Tanpa pikir panjang Wali Kota Risma langsung memposisikan mobilnya guna melakukan penyekatan jalan.

Wali Kota Risma lantas berbicara melalui HT yang dibawanya agar mobil kepala dinas yang ada dibelakangnya juga melakukan penutupan jalan. Hal ini kemudian diikuti oleh kendaraan Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya yang menutup semua akses jalan di sekitar Taman Apsari Kota Surabaya. Dengan demikian warga yang ada di dalam kawasan tersebut tidak bisa meninggalkan tempat. 

Setelah menutup jalan, Wali Kota Risma langsung turun dari mobil dan memberikan perintah kepada petugas Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya untuk menutup semua akses jalan dan tidak memperbolehkan mereka yang ada di Taman Apsari keluar sebelum di Rapid Tes.

"Ayo Linmas dan Satpol PP, tutup semua akses jalan..!!, jangan ada yang boleh keluar sebelum di Rapid Tes," perintah Wali Kota Risma.

Sesaat kemudian, beberapa Satpol PP dan Linmas ada yang membawa kursi dan mengaturnya di sekeliling Taman Apsari tersebut. Setelah itu muncullah beberapa petugas medis lengkap dengan pakaian Hazmat yang berwarna putih. Tidak lama kemudian mobil PCR SWAB juga masuk ke dalam lokasi yang telah ditutup tersebut.
 
Melihat hal tersebut, warga yang nongkrong di Taman Apsari langsung terkejut. Banyak juga yang langsung menghindar agar tidak di Rapid Tes. Namun karena semua akses jalan telah ditutup total, mereka akhirnya mau tidak mau harus masuk kedalam antrian dan duduk di kursi yang telah diatur jaraknya guna mengukuti Rapid Tes.

Pada Rapid Tes Massal dadakan di Taman Apsari ini, Pemkot Surabaya berhasil melakukan Rapid Tes kepada 456 orang. Mereka terdiri dari 355 warga Kota Surabaya dan 101 warga luar Kota Surabaya. Setelah dilakukan Rapid Tes, hasilnya, ada 19 orang yang dinyatakan reaktif. Mereka yang dinyatakan reaktif ini langsung dilakukan SWAB Tes dilokasi dan langsung dibawa untuk dilakukan isolasi sembari menunggu hasilnya keluar. 

Setelah melakukan Rapid Tes Massal dadakan ini Wali Kota Risma berharap semua hasil SWAB-nya negatif. Nantinya kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala guna memutus mata rantai penyebaran Virus COVID-19 di Kota Surabaya. (yyan)     

Post an ad here, contact us 088210361307

Popular

Adsense