Pesan Sponsor




Merasa Dirugikan, Pengusaha NTB Ini Akan Somasi PLN dan Minta APH Usut

Merasa Dirugikan, Pengusaha NTB Ini Akan Somasi PLN dan Minta APH Usut

Ilustrasi Merasa Dirugikan, Pengusaha NTB Ini Akan Somasi PLN dan Minta APH Usut


bengkelcargoliftonline.com Pemadaman lampu yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah NTB, membuat salah seorang pengusaha, H Bambang Muntoyo melalui kuasa hukumnya Baharudin, SH akan layangkan surat Somasi. Tidak hanya itu, sapaan BM itu minta Aparat Penegak Hukum usut tuntas dibalik pemadaman listrik tersebut.



“Kita sudah siapkan semua bahan untuk layangkan surat Somasi ke PLN Wilayah NTB dan akan dorong APH usut tuntas, ada apa dibalik pemadaman ini,” ungkapnya Minggu (10/11).


Dia mengaku, akibat pemadaman listrik itu membuat dirinya merugi di bidang usaha yang dilakoni saat ini. Tidak hanya terhadap usahanya melainkan merugikan pelanggan lainnya.


“Hampir setiap hari selalu ada pemadaman bergilir, alasannya perbaikan jaringan. Sudha hampir satu tahun selalu saja terjadi pemadaman bergilir, kalau memang jaringannya yang bermasalah (rusak) atau mesinnya sudah tua kenapa tidak diganti saja,” katanya.


Ketua Pemuda Pancasila Kota Mataram ini memaparkan pengeluaran akibat pemadaman listrik seperti biaya perbaikan mesin-mesin di SPPBE. Namun pihak PLN tidak pernah mau tahu kondisi yang di alami pelanggan. Jika PLN beralasan mesin pembangkitnya rusak atau sudah tidak layak pakai, kenapa tidak diganti mesin baru saja justru bisa lebih menghemat biaya bagi PLN.


“Jangan sampai PLN hanya akal-akalan yang patut diduga demi keluarkan biaya perbaikan. Padahal kenyataannya tidak ada yang diperbaiki atau PLN kekurangan daya sehingga di adakan pemadaman bergilir,” ujarnya.


Yang jelas, dampak pemadaman listrik oleh PLN sangat banyak, mesin atau alat elektronik rusak. Contohnya, mesin pengisian SPPBE nya sudah dua mengalami kerusakan akibat terjadi pemadaman sscara tiba-tiba dan voltase menurun drastis.


Apalagi spare part mesin SPPBE nya tidak ada dijual di NTB sehingga terpaksa harus pesan dulu paling cepat satu sampai dua pekan bisa terkirim.”Ini yang sangat merugikan kami. Malah keluhan ini sudah saya sampaikan ke Manager PLN saat beliau bersama stafnya berkunjung ke rumah saya sekalian silaturahmi dan sekaligus saling kenal sebulan lalu. Tapi, masih saja terjadi pemadaman tanpa alasan jelas,” tegasnya.


Mestinya lanjut ketua Gapeksindo NTB ini, pihak PLN memberikan kompensasi kepada pelanggan ketika dilakukan pemadaman. Karena, di Jakarta saja pemadaman sehari sudah ribut dan heboh secara nasional, akhirnya PLN memberikan kompensasi bagi pelanggannya.


“Kenapa di Lombok padam setiap hari dan hampir satu tahun, PLN tenang-tenang saja seakan merasa tidak merasa bersalah. Ini harus diusut oleh pihak kepolisian dan di audit oleh BPKP, jangan-jangan ada masalah di management PLN,” tutupnya.


Terkait hal itu, pihak PLN wilayah NTB yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.






Popular posts from this blog

Sistem Kerja Lift Barang Proyek

Cara Membuat Lift Barang Sederhana

Jasa Kontraktor Lift Barang Terbaik

Rangkaian Lift Barang 10 Lantai

Jasa Pasang dan Servis Lift Barang Di Sidoarjo, Jawa Timur

Pertemuan Rutin Ketua Bengkel Cargo Lift

Jenis Dan Kapasitas Lift Barang

Pengertian dan Prinsip Kerja Hoist Crane

Perusahaan Lift Cargo Terbaik

Halaman Selanjutnya